SIAK, RIAUTERBARU.COM — Tim SAR gabungan akhirnya menemukan M.S.S, pelajar berusia 13 tahun yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Siak, Kabupaten Siak, Riau. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat (7/8/2026) dini hari setelah dua hari pencarian intensif.
Jasad korban ditemukan mengapung dan terbawa arus pasang sungai sekitar pukul 02.30 WIB di wilayah Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak. Lokasi ditemukannya jasad berjarak kurang lebih 1,4 kilometer ke arah hulu dari titik awal lokasi tenggelamnya korban.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, menjelaskan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh personel Pemadam Kebakaran (Damkar) yang tengah melakukan patroli pencarian menggunakan perahu boat BPBD.
“Korban ditemukan dalam posisi telungkup dan mengapung di tengah aliran Sungai Siak, tepatnya sekitar 1,4 kilometer dari lokasi awal kejadian. Petugas segera melakukan evakuasi dari aliran sungai untuk dibawa ke RSUD Tengku Rafian Siak,” ujar Novendra.
Operasi pencarian dan evakuasi ini melibatkan tim SAR gabungan dari BPBD Kabupaten Siak, Polairud Polres Siak, TNI Angkatan Laut, Basarnas Provinsi Riau, serta dibantu oleh masyarakat setempat. Usai menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit, jasad korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan penyelenggaraan pemakamkan.
Menyikapi musibah ini, BPBD Kabupaten Siak mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan melarang mereka mandi di sungai.
“Kondisi arus Sungai Siak, terutama saat pasang, sangat cepat berubah dan berpotensi kuat membahayakan keselamatan,” tegas Novendra.
Ia menambahkan, BPBD Siak juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna meningkatkan pengawasan di sepanjang area sungai agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang






