RIAUTERBARU, SIAK — Keluhan pelayanan air bersih kembali mencuat di Kabupaten Siak. Pelanggan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) di Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak, mengeluhkan terhentinya pasokan air bersih selama dua hari berturut-turut, sejak Senin (10/8/2026) hingga Selasa (11/8/2026).
Mogoknya aliran air bersih tersebut membuat aktivitas harian warga lumpuh total. Banyak warga terpaksa menunda pekerjaan rumah tangga karena pasokan air yang tidak mengalir sama sekali ke pemukiman mereka.
Salah seorang warga Kelurahan Kampung Rempak, Arifin, mengungkapkan rasa frustrasinya atas gangguan layanan yang merugikan masyarakat setempat ini. Menurutnya, air mati tanpa ada pemberitahuan yang jelas.
“Air mati total selama dua hari, dari hari Senin sampai Selasa ini. Kami sama sekali tidak bisa beraktivitas seperti biasa, mau mandi susah, mencuci baju tidak bisa, bahkan untuk sekadar mencuci piring saja tidak ada air,” ujar Arifin kepada tim Riauterbaru, Selasa (11/8/2026).
Tak hanya soal pasokan yang terhenti total, Arifin juga menyoroti kualitas air yang dikelola UPTD SPAM Siak, kualitas air yang disalurkan ke rumah-rumah warga sebelum terjadinya mogok aliran air ini, menurutnya kondisi air kerap kali keruh dan kurang bersih untuk kebutuhan harian.
“Sebelum mati pun, kondisi air yang mengalir itu cukup kotor dan kurang bersih. Harusnya ada peningkatan kualitas, ini malah mati total,” ungkapnya kesal.
Hingga berita ini diturunkan, warga Kampung Rempak berharap pihak manajemen UPTD SPAM Kabupaten Siak dapat segera mengambil tindakan cepat untuk memulihkan aliran air serta membenahi kualitas air bersih agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
Tim redaksi RIAUTERBARU






