Beranda SIAK Pasar Bunut Rusak Parah, Pemkab Siak Diminta Tindaklanjuti

Pasar Bunut Rusak Parah, Pemkab Siak Diminta Tindaklanjuti

84
Spread the love

SIAK, RIAUTERBARU.com – Keberadaan pasar desa dianggap sangat penting baik bagi Pemerintah Desa karena bisa mendapatkan pendapatan sendiri, juga mampu menggerakan roda perekonomian masyarakat sekitar

Beda hal yang di alami bangunan pasar Bunut Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Desa Pinang Sebatang timur, semakin memprihatinkan menyusul banyaknya bagian bangunan yang mengalami kerusakan. Hal ini membuat pedagang dan pengunjung merasa tidak nyaman saat berada di pasar tersebut.

Pantauan awak media, keadaan Pasar tersebut memang benar sangat memprihatikan, terlihat atap seng sudah tidak ada karna faktor lingkungan.

Menurut beberapa keterangan yang berhasil dihimpun, menyebutkan, Jika hujan, akan terlihat air mulai membasahi lantai, air tergenang dan langsung mengenai dagangan mereka di lapak para pedagang, karna seng tidak ada. sehingga sangat menggangu kenyamanan para pengunjung yang mau bertransaksi jual beli di pasar.

“Kalau musim hujan basah semua, Sengaja di pasang terpal, sebagai pengganti atap untuk melindungi dari teriknya matahari dan hujan,” kata salah seorang pedagang yang enggan di sebutkan namanya, Jumat (27/5/2022).

“Kurang lebih 2 tahun keadaan pasar seperti ini, katanya tahun 2021 bulan Juni mau di perbaiki nyatanya Sampe Sekarang, bapak bisa lihat sendiri kenyataannya,” ungkapnya.

Pasar bunut berdiri dan aktif menjadi lokasi berniaga warga desa pinang sebatang timur Kecamatan Tualang setiap hari Rabu malam dan hari Kamis.

Bangunan yang telah diresmikan pada tahun 2016 yang lalu ini Sudah rusak parah dan butuh perbaikan. mirisnya Pasar ini pun terlihat seakan enggan dibenahi.

Hal ini disampaikan pengelola Pasar Bunut Khosim Suparto yang menyampaikan keluhan pedagang pasar bunut saat ditemui portal desa, Kamis 25/5/2022, siang.

Baca Juga:  HUT Kodam I/BB 73, Koramil Serahkan Sembako Kepada Warakauri

“Atap bangunan pasar ini sudah tidak ada karna faktor usia, alam dan lingkungan, seperti terlihat di lapangan, sudah selayaknya untuk diperbaiki, namun hingga kini belum ada anggaran yang turun untuk perbaikan bangunan ini,” ungkapnya.

Hal yang serupa di sampaikan oleh Heri Suparjan, kepala Desa Pinang sebatang timur saat di konfirmasi melalui WhatsApp, pihaknya telah mengajukan untuk perbaikan karna kondisi bangunan sudah rusak parah.

“Pasar itu punya Pemda kab Siak, yg kelola dinas pasar perdagangan kab Siak , kami sudah ajukan untuk perbaikannya”, kata suparjan

“Kondisi rusak berat, penerangan tak ada, fasilitas air bersih tak ada, tempat sampah, saluran air limbah pasar tak ada,” ungkapnya.

Laporan : Simon