Beranda SIAK DLH Siak Sebut Soal Limbah IKPP Meluap Sudah Dimonitor Kementerian LHK RI

DLH Siak Sebut Soal Limbah IKPP Meluap Sudah Dimonitor Kementerian LHK RI

54
Spread the love

SIAK, RIAUTERBARU.com – Terkait meluapnya bak penampungan limbah PT Indah Kiat Pulp dan Paper Perawang beberapa waktu lalu, saat ini sudah masuk dalam pengawasan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI).

“Sekarang dimonitor langsung oleh kementerian, kita minta jangan sampai luber lagi, kalaupun terjadi luber lapor dan segera tangani, kita (DLH) minta 1 x 24 jam lapor,” ungkap Kepala Bidang Penataan dan Pentaatan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Siak Dedi kepada awak media, Kamis (1/9/2022).

Kata Dedi, pihak PT IKPP Perawang sudah melakukan penanganan seperti menambah unit transportasi angkutan limbah yang sebelumnya berjumlah 1 unit menjadi 2 unit mobil pengangkut limbah dari bak lindi landfill. Kemudian ada petugas yang langsung menangani dan memberikan laporan ke kementerian serta membuat blokade (tanggul) disekeliling bak lindi guna mencegah air limbah meluap atau meluber.

Ia mengaku semenjak kejadian melubernya air limbah di lokasi landfill, pihak DLH Siak tidak lagi melakukan kroscek langsung ke lokasi dikarenakan sudah ditangani Kementerian LHK RI langsung selaku pemberi izin landfill.

“Izinya pernah diperlihatkan sama kita (DLH Siak), itu kan masuk kepengelolaan. Karena sudah di direct kementerian biar kementrian, itu kewenangan dia,” ujarnya.

Dedi menambahkan, setakat DLH cuma izin Tempat Penampungan Sementara (TPS) sementara izin pengepul atau pengelolaan limbah B3 itu langsung dari KLHK.

Informasinya izin landfill saat ini merupakan izin pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) untuk kegiatan penimbusan B3 pada penimbusan akhir kelas III phase 5.

“Kan ada phase 1,2,3 yang disebelah nya itu phase 4 sudah habis izinnya, kemudian yang sekarang phase 5 itu sampai 2027, artinya mereka boleh buang limbah (jenis limbah sesuai izin) hingga 2027,” kata Dedi.

Baca Juga:  Ternyata Landfill IKPP di Kampung PSB Limbah Berbahaya dan Beracun B3, Ini Faktanya

Laporan : Rahman