Beranda Riau Nekat Lewat Sungai, 2 Pemudik Asal Riau Ditemukan Jadi Mayat, 1 Dalam...

Nekat Lewat Sungai, 2 Pemudik Asal Riau Ditemukan Jadi Mayat, 1 Dalam Pencarian

11
Spread the love

KAMPAR, RIAUTERBARU.com – Sebanyak tiga orang pria dilaporkan tenggelam saat mudik ke Sumatera Barat (Sumbar) dengan melewati jalur sungai di Desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Riau.

Setelah  melakukan pencarian, dua pemudik yang tenggelam ditemukan meninggal, Jumat (14/5/2021)

Korban yang ditemukan berinisial R (30) dan FI (20).

R ditemukan pada Jumat (14/5/2021) sekitar pukul 07.25 WIB

Korban yang berasal Bayang Kabupaten Pesisir Selatan, ditemukan di wilayah Desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Korban kedua, FI ditemukan pada Jumat sekitar pukul 09.00 WIB di Muara Takus atau 14 kilometer dari penemuan korban pertama.

“Sudah dua orang yang kita temukan. Keduanya dalam keadaan meninggal dunia,” kata Komandan Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra yang dihubungi Jumat, (14/5/21).

Robi mengatakan kedua korban ditemukan oleh tim SAR gabungan dari Pekanbaru.
“Keduanya saat ini sudah dievakuasi,” kata Robi.

Saat ini tim SAR  masih mencari satu korban lagi yang belum ditemukan NA (31).
“Pencarian masih dilanjutkan karena masih ada satu korban lagi yang belum ditemukan,” jelas Robi.

Sebelumnya diberitakan, diduga karena takut disuruh putar balik di perbatasan, empat orang pemudik asal Riau nekat menggunakan perahu untuk ke Sumbar.

Namun malang bagi mereka, perahu yang ditumpanginya di Sungai Taluak Subanio, Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar, terbalik pada Rabu (12/5/2021).

Satu orang RR (20) selamat dan kemudian melaporkan kejadian itu ke Damkar Kapur IX karena tiga temannya tenggelam.

“Mereka hendak mudik menggunakan perahu dari Kampar Riau ke Limapuluh Kota Sumbar, namun perahunya terbalik,” kata Kepala SAR Padang, Asnedi Rabu malam.

Baca Juga:  Jalan Milik Provinsi Riau Banyak Rusak Parah, APBD Miliaran Malah Jadi SILPA

Berdasarkan informasi dari RR, mereka berencana ke Limapuluh Kota dari Kampar Riau dengan menggunakan perahu lewat jalur sungai.

Sementara jika lewat jalur darat, mereka takut disuruh putar balik di perbatasan sehingga nekat menggunakan perahu ke Limapuluh Kota.

“Mereka menyewa perahu. Namun, ketika memasuki Limapuluh Kota, perahunya terbalik. Satu orang selamat dan tiga orang lainnya tenggelam,” kata Asnedi

 

Sumber : Kompas