Beranda SIAK Harimau Ancam Warga Tasik Betung, Sekolah Buka Secara Daring

Harimau Ancam Warga Tasik Betung, Sekolah Buka Secara Daring

188
0

SIAK, RIAUTERBARU.com – Warga Dusun 2 Kampung Baru, RT 04, RW 03, Kampung Tasik Betung, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, resah dan tak berani keluar rumah. Pasalnya, ada seekor harimau berkeliaran di permukiman warga.

Demikian diceritakan Penghulu Kampung Tasik Betung Chairul Anas, melalui ponselnya kepada wartawan. Menurut Anas, petang itu, tepatnya pada Selasa (12/4/2022) si belang muncul untuk kedua kalinya.

Akibatnya, masyarakat disekitar desa dievakuasi kelokasi yang aman. Sedangkan sekolah dibuka secara Daring (Dalam Jaringan) atau Online.

Camat Mandau Yudha Rajasa kepada Riauterbaru menyampaikan pihaknya bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) turun menindaklanjutinya.

“Kita bersama upika dan tim BBKSDA akan turun bersama ke kmpung Tasik Betung untuk menindaklanjuti laporan masyarakat. Tim BBKSDA berencana untuk memasang camera trap, box trap, dan mengevakuasi masyarakat ke lokasi yang lebih aman,” kata Yudha, Rabu (13/4/2022).

Camat Sungai Mandau mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas terlebih dahulu, dan korwil pendidikan juga sudah mengarahkan agar anak sekolah untuk sementara tatap muka secara online d rumah masing-masing.

“Saat ini warga tidak ada yang beraktivitas hingga situasi aman. Anak sekolah juga belajar secara online,” sambung Camat.

Temuan bintang buas itu kali pertama muncul pada Ahad (10/4/2022) harimau berkeliaran dan memangsa seekor anjing warga. Namun, kemunculan hewan buas itu, hanya diketahui oleh beberapa warga saja.

Kemunculan petang tadi disaksikan langsung oleh warga dan sempat diambil videonya.

Dari tangkapan layar video itu, terlihat kemunculan seekor harimau bersamaan dengan berlarinya beberapa ekor ayam.

Harimau itu mengelilingi rumah Marno Tamba. Dari video itu terlihat penghuni rumah sangat ketakutan.

“Kejadiannya, menjelang berbuka puasa. Suasana kampung menjadi begitu mencekam,” terang Anas.

Baca Juga:  Polresta Pekanbaru Gelar Pengamanan Hari Kenaikan Yesus Kristus

Menjawab keresahan warga dan menghindari jatuhnya korban jiwa, Anas berharap instansi terkait tanggap. Menurutnya, setelah kejadian itu, warga tidak berani keluar rumah.

 

Laporan : Simon

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.